SLA Hosch.id: Target Layanan yang Terukur & Realistis
SLA ini menetapkan cara membaca target dukungan, ketersediaan, maintenance, backup, dependensi pihak ketiga, pengecualian, dan tindak lanjut bila target tidak tercapai. Target hanya berlaku pada layanan yang secara eksplisit tercakup dalam paket, penawaran, atau kesepakatan layanan.
1. Layanan yang Dapat Dicakup SLA
Tidak semua layanan memiliki target yang sama. Penerapan SLA mengikuti paket, arsitektur, akses, dan dependensi masing-masing layanan.
Website sekolah / madrasah
Dapat mencakup availability platform, domain mapping, dan dukungan konfigurasi yang memang berada dalam scope layanan.
Domain & DNS
Dapat mencakup dukungan administrasi dan konfigurasi; keputusan Registry/Registrar tetap berada pada kewenangan pihak tersebut.
Hosting RDM / aplikasi
Dapat mencakup server, database, DNS/subdomain, backup, dan dukungan sesuai paket hosting yang digunakan.
Dukungan operator
Mencakup triase dan bantuan teknis dalam batas akses, jam dukungan, dan ruang lingkup pekerjaan yang disepakati.
2. Jam Dukungan Standar
Jam dukungan standar Hosch.id adalah Senin-Sabtu, 08.00-17.00 WIB. Jadwal khusus, hari libur nasional, atau perubahan operasional dapat diberlakukan dan diinformasikan melalui kanal yang wajar.
Laporan dapat dikirim di luar jam dukungan, tetapi perhitungan target respons standar dimulai atau dilanjutkan pada jam dukungan berikutnya, kecuali paket atau kesepakatan tertentu menyediakan penanganan di luar jam tersebut.
3. Target Waktu Respons
Target di bawah adalah target respons awal/triase, bukan waktu penyelesaian. Penyelesaian dipengaruhi kompleksitas, akses, kebutuhan restore, perubahan konfigurasi, vendor, dan pihak ketiga.
| Prioritas | Contoh kondisi | Target respons awal | Catatan |
|---|---|---|---|
| P1 - Kritis | Layanan utama tidak dapat digunakan secara luas dan tidak tersedia workaround yang wajar. | Prioritas penanganan | Target numerik khusus hanya berlaku bila paket/kontrak menetapkannya. Eskalasi dimulai secepat yang wajar dalam kemampuan dukungan. |
| P2 - Mayor | Gangguan signifikan pada fungsi utama, tetapi layanan masih sebagian tersedia atau terdapat workaround terbatas. | ≤ 12 jam dukungan | Dihitung pada jam dukungan standar. |
| P3 - Minor | Kendala teknis ringan yang tidak menghentikan fungsi utama. | ≤ 24 jam dukungan | Dihitung pada jam dukungan standar. |
| P4 - Informasi | Pertanyaan umum, konsultasi, atau permintaan non-insiden. | ≤ 24 jam dukungan | Dapat dijadwalkan sesuai antrean dan kompleksitas. |
4. Target Ketersediaan 99,9% - Bila Dicakup Layanan
Angka 99,9% tidak diberlakukan secara universal ke seluruh layanan Hosch.id. Target ini hanya berlaku pada layanan yang secara eksplisit menyatakan availability target 99,9% pada paket, penawaran, atau kesepakatan.
Periode pengukuran standar: bulan kalender, kecuali dokumen layanan menyatakan periode lain.
Availability (%) = ((menit layanan terjadwal - qualifying downtime) / menit layanan terjadwal) x 100
Dalam ilustrasi bulan 30 hari, availability 99,9% setara dengan sekitar 43 menit 12 detik qualifying downtime. Angka tersebut adalah ilustrasi matematis sebelum menerapkan pengecualian SLA, bukan "jatah downtime" yang harus digunakan.
5. Pemeliharaan Terjadwal & Darurat
Maintenance diperlukan untuk keamanan, stabilitas, pembaruan, atau perubahan infrastruktur. Waktu maintenance yang memenuhi kondisi di bawah tidak dihitung sebagai qualifying downtime.
Pemeliharaan terjadwal
Diupayakan dilakukan pada waktu yang meminimalkan dampak dan dikomunikasikan lebih dahulu melalui kanal yang wajar bila pemberitahuan sebelumnya memungkinkan.
Pemeliharaan darurat
Dapat dilakukan tanpa pemberitahuan panjang ketika diperlukan untuk menangani risiko keamanan, kegagalan kritis, atau menjaga stabilitas layanan. Informasi diberikan sesegera yang wajar setelah kondisi memungkinkan.
6. Infrastruktur & Pihak Ketiga
Layanan dapat bergantung pada Registrar/Registry domain, data center, hosting provider, jaringan, platform website, layanan email, aplikasi, atau penyedia eksternal lainnya.
Gangguan pihak ketiga yang berada di luar kendali operasional langsung Hosch.id dapat dikecualikan dari perhitungan availability. Namun, sepanjang relevan dengan scope layanan, Hosch.id tetap melakukan tindakan yang wajar seperti triase, pengumpulan bukti, eskalasi ke penyedia, perubahan konfigurasi yang tersedia, dan penyampaian status kepada pelanggan.
7. Backup, RPO/RTO & Pemulihan
Backup merupakan mitigasi risiko, bukan jaminan zero-data-loss. Frekuensi backup, retensi, titik pemulihan, dan waktu restore mengikuti paket serta konfigurasi layanan.
Yang dapat menjadi bagian SLA
- mekanisme backup sesuai paket;
- retensi backup sesuai konfigurasi;
- prosedur permintaan restore;
- verifikasi hasil restore sejauh memungkinkan.
Yang tidak boleh diasumsikan
- semua layanan memiliki backup dengan jadwal yang sama;
- backup selalu identik dengan data paling baru;
- RPO/RTO tertentu berlaku tanpa dinyatakan pada paket;
- setiap kehilangan data pasti dapat dipulihkan sepenuhnya.
Detail masa simpan berada pada Kebijakan Retensi Data; kontrol keamanan berada pada Kebijakan Keamanan Informasi.
8. Jika Target SLA Tidak Tercapai
Kegagalan mencapai target tidak otomatis menghasilkan refund atau service credit kecuali paket, penawaran, atau kontrak layanan secara eksplisit menyediakannya.
Review SLA & tindakan korektif
Pelanggan dapat meminta peninjauan insiden. Hosch.id dapat memeriksa bukti teknis, mengonfirmasi qualifying downtime, menjelaskan penyebab yang diketahui, dan menetapkan perbaikan atau tindak lanjut yang relevan.
Service credit / perpanjangan / refund
Bentuk kompensasi hanya berlaku bila dinyatakan secara eksplisit pada paket atau kesepakatan layanan, termasuk syarat, batas, dan cara pengajuannya.
Untuk meminta review, sertakan layanan terdampak, waktu mulai/berakhir gangguan, dampak, dan nomor tiket atau bukti komunikasi bila tersedia melalui Bantuan Admin.
9. Pengecualian SLA
Kondisi berikut umumnya tidak dihitung sebagai qualifying downtime sepanjang dapat dibuktikan relevan terhadap insiden.
- pemeliharaan terjadwal atau pemeliharaan darurat yang memenuhi ketentuan SLA;
- force majeure atau keadaan di luar kendali yang wajar;
- gangguan pada Registry, Registrar, data center, ISP, platform, aplikasi, atau penyedia pihak ketiga di luar kendali langsung Hosch.id;
- perangkat, jaringan lokal, koneksi internet, DNS resolver, atau sistem pengguna yang tidak dikelola Hosch.id;
- perubahan konfigurasi, penghapusan data, kesalahan, atau tindakan pengguna/pihak lain di luar kewenangan Hosch.id;
- kompromi kredensial yang berasal dari perangkat atau praktik pengguna di luar komponen yang dikelola;
- pemblokiran, penghentian, pembatasan akun, atau tindakan regulator/penyedia yang berada di luar kendali Hosch.id;
- layanan atau fitur yang memang tidak dinyatakan tercakup oleh SLA/availability target pada paket terkait.
10. Tanggung Jawab Pelanggan
Akurasi evaluasi SLA juga bergantung pada informasi dan praktik operasional pelanggan.
- melaporkan gangguan melalui kanal resmi dengan informasi yang cukup;
- menjaga akun dan kredensial akses;
- memberikan akses/otorisasi yang diperlukan untuk troubleshooting;
- tidak melakukan perubahan berisiko tanpa koordinasi bila sistem sedang ditangani;
- menyediakan data atau informasi yang benar dan memiliki kewenangan untuk digunakan dalam layanan.
Dokumen yang Dibaca Bersama SLA
Target SLA berlaku sesuai paket, penawaran, konfigurasi, dan pengecualian layanan yang relevan.
Solusi Digital Hosch.id
Hosch.id • Hosting School Indonesia provides reliable education hosting services, including shared hosting for schools and madrasahs, sch.id domain registration, and RDM (Digital Madrasah Report) installation as an integrated system for website management and student reporting, with FREE hosch.id subdomains to support accessible, secure, and sustainable digital transformation in education.
Cari Blog Ini
Mengenai Saya
- Rumah Cermat
- Rumah Cermat is a blog to appreciate the National Literacy Movement (GLN) through: School Literacy Movement (GLS), Family Literacy Movement (GLK), and Community Literacy Movement (GLM), in activities: Reading-Writing Literacy, Numeracy Literacy, Science Literacy, Financial Literacy, Digital Literacy, and Cultural and Civic Literacy.