4-Layer Infrastructure Model

Arsitektur Infrastruktur Hosch.id

Model empat lapis untuk menjelaskan bagaimana identitas domain, kehadiran web, aplikasi operasional, serta governance saling berhubungan—tanpa menganggap seluruh institusi menggunakan stack, provider, kapasitas, atau konfigurasi yang sama.

Model operasionalBukan standar nasional, sertifikasi, atau arsitektur wajib untuk semua institusi.
Scope-dependentImplementasi mengikuti paket, platform, kebutuhan, dan batas kendali teknis.
Provider-awareRegistrar, Blogger, hosting, data center, jaringan, dan platform dapat berasal dari pihak ketiga.
No absolute guaranteeBackup, HTTPS, SLA, dan kontrol keamanan mengurangi risiko; bukan jaminan bebas insiden.
How to read the model

Arsitektur ini menjelaskan hubungan komponen, bukan menjanjikan satu stack seragam.

Logical layerLapisan menggambarkan fungsi. Satu layer dapat menggunakan lebih dari satu vendor/provider atau platform.
Control layerKepemilikan/kendali domain, akun, data, platform, server, dan kredensial dapat berada pada pihak yang berbeda.
Failure boundaryGangguan DNS, platform web, aplikasi, database, atau jaringan tidak otomatis memiliki penyebab maupun pihak penanggung jawab yang sama.
Contract layerResource, backup, RPO/RTO, availability, support, dan remedies mengikuti paket/SLA yang memang berlaku.
Layer 01 · Digital Identity

Identity Layer: alamat, resolusi, dan kontrol akses awal.

Domain dan DNS menjadi titik masuk ke website maupun aplikasi. Karena itu registrasi, recovery access, expiry, serta perubahan DNS perlu terdokumentasi.

Domain .id

Pemilihan kategori dan pendampingan registrasi dilakukan melalui jalur Registrar/penyedia yang digunakan. Hosch.id tidak mengklaim sebagai Registrar terakreditasi PANDI.

DNS

A/AAAA, CNAME, MX, TXT dan record lain dikonfigurasi sesuai layanan tujuan; perubahan DNS dapat memengaruhi lebih dari satu layer.

Email authentication

SPF, DKIM, dan DMARC dapat digunakan bila layanan email mendukungnya. Konfigurasi ini membantu autentikasi tetapi bukan jaminan seluruh spoofing/phishing dapat dicegah.

HTTPS/TLS

HTTPS mengenkripsi koneksi saat transit. Ia tidak menggantikan kontrol akses, keamanan aplikasi, database, patching, dan backup.

Layer 02 · Web Presence

Web Presence Layer: publikasi institusi dipisahkan dari infrastruktur aplikasi.

Untuk implementasi tertentu, website dapat menggunakan Blogger sebagai platform publikasi. Platform tersebut tidak disamakan dengan hosting aplikasi RDM atau kepemilikan infrastruktur Google.

Institutional website

Website dapat menampilkan profil, layanan, pengumuman, dokumentasi, dan informasi publik institusi.

Managed structure

Hosch.id dapat membantu template, navigasi, struktur halaman, dan konfigurasi teknis sesuai scope paket.

Editorial control

Konten dan pengelolaan editorial sehari-hari dapat tetap dilakukan oleh institusi sesuai kewenangan internalnya.

Platform dependency

Fitur, kapasitas, availability, dan perubahan kebijakan Blogger/layanan lain tetap mengikuti provider platform.

Layer 03 · Application Infrastructure

Application Layer: runtime, database, storage, resource, backup, dan recovery.

Layer ini menangani RDM atau aplikasi lain yang memerlukan lingkungan server/database. Konfigurasi aktual mengikuti paket dan provider yang digunakan.

Application runtime

Aplikasi ditempatkan pada environment yang sesuai dengan kebutuhan implementasi dan kemampuan provider.

Resource & access

CPU, memory, storage, proses, dan akses mengikuti konfigurasi layanan. Dedicated IP tidak disamakan dengan dedicated server atau resource eksklusif.

Database

Akses dan pemeliharaan database dibatasi sesuai scope untuk mengurangi perubahan yang tidak diperlukan.

Backup & recovery

Jadwal, cakupan, retensi, lokasi, dan kemampuan restore mengikuti konfigurasi serta kebijakan yang berlaku; backup bukan jaminan zero-data-loss.

Layer 04 · Governance

Governance Layer: aturan yang menghubungkan teknologi dengan kewenangan.

Akses, keamanan, data pribadi, retensi, SLA, changelog, dokumentasi perubahan, dan handover ditempatkan pada layer ini agar keputusan teknis tidak berdiri tanpa konteks operasional.

Access & handover

Perubahan operator perlu diikuti penataan akun, recovery access, role, dan dokumentasi serah-terima.

Security

Kontrol keamanan diterapkan secara proporsional pada komponen dalam scope Hosch.id; tidak diposisikan sebagai sertifikasi atau jaminan zero-risk.

Data & retention

Peran Pengendali/Prosesor, retensi, backup, penghapusan, dan permintaan hak data mengikuti aktivitas pemrosesan aktual.

SLA & evidence

Target availability, response, exclusions, status/changelog, tiket, atau log hanya dibaca sesuai layanan dan bukti yang memang tersedia.

Dependency map

Empat lapisan saling terhubung, tetapi tidak saling menggantikan.

Masalah pada satu layer dapat memengaruhi layer lain, namun diagnosis harus tetap memisahkan sumber gangguan dan pihak yang memiliki kendali.

Layer 01Identity

Domain dan DNS menentukan bagaimana pengguna menemukan endpoint.

Layer 02Web Presence

Platform publikasi menyajikan konten dan halaman institusi.

Layer 03Application

RDM/aplikasi menggunakan runtime, database, storage, dan provider.

Layer 04Governance

Akses, security, backup, retention, SLA, dan handover mengatur operasinya.

Contoh dependensi: perubahan DNS dapat memutus website atau RDM; migrasi aplikasi dapat membutuhkan perubahan DNS; restore database dapat memengaruhi data yang lebih baru; pergantian operator tanpa penataan akses dapat membuat seluruh layer sulit dikelola.
Responsibility boundary

Arsitektur teknis harus dibaca bersama siapa yang mengendalikan komponennya.

Institusi

Menentukan kebutuhan, menunjuk PIC, mengelola konten dan keputusan internal, serta memberikan instruksi yang sah.

Hosch.id

Mengerjakan konfigurasi, implementasi, migrasi, dokumentasi, dan support pada komponen yang termasuk scope.

Registrar / Registry

Mengelola registrasi dan kebijakan lifecycle domain sesuai kewenangan masing-masing.

Platform / Provider

Menyediakan platform, data center, jaringan, hosting, email, atau komponen lain yang tidak selalu dimiliki/dikendalikan Hosch.id.

Siapa mengendalikan apa?
KomponenKendali yang perlu dipetakanCatatan
DomainRegistran/kontak, akun Registrar, recovery access, expiry.Jangan disamakan dengan hosting atau DNS.
DNSNameserver/provider DNS dan akun yang dapat mengubah record.Perubahan dapat memengaruhi website, email, dan aplikasi.
WebsiteKonten, akun platform, domain, template, dan integrasi.Platform pihak ketiga memiliki kebijakan sendiri.
RDM / aplikasiRuntime, database, storage, akun admin, backup, provider.Resource dan availability mengikuti paket/provider.
DataPeran institusi/Hosch.id sesuai aktivitas pemrosesan dan instruksi.Tidak otomatis satu pihak menjadi Pengendali untuk seluruh proses.

Baca Status & Kedudukan Layanan untuk boundary lengkap →

Roadmap 2026–2028

Roadmap dipisahkan dari kemampuan yang sudah tersedia.

Roadmap adalah arah internal, bukan janji peluncuran atau komitmen bahwa seluruh fitur akan tersedia pada tanggal tertentu.

2026 Current focus

Memperkuat dokumentasi konfigurasi, inventaris endpoint, access policy, backup/restore, dan konsistensi prosedur layanan.

2027 Exploration

Mengevaluasi dashboard pengelolaan dan notifikasi operasional bila ada kebutuhan, data, dan sumber daya yang memadai.

2028 Direction

Mengevaluasi interoperabilitas antarlayanan bila tersedia kebutuhan, izin, dasar teknis, dan mekanisme pertukaran data yang sesuai.

Architecture principle

Arsitektur yang dapat dijelaskan, ditelusuri, dan diserahterimakan.

Nilai model ini bukan pada istilah teknisnya. Nilainya ada pada kemampuan institusi untuk mengetahui di mana domain dikelola, tempat konten dipublikasikan, environment aplikasi berjalan, bagaimana data dipulihkan, serta siapa yang memiliki akses dan kewenangan.

Lihat Jejak Implementasi →

Institutional controlAkses dan handover disusun agar perubahan personel tidak otomatis memutus kendali institusi.
Operational evidenceKonfigurasi, tiket, changelog, backup, dan serah-terima digunakan bila memang tersedia dan relevan.
Measured claimsTarget, prosedur, dan bukti implementasi dipisahkan dari jaminan absolut.