Kebijakan Keamanan Informasi Hosch.id
Kerangka operasional untuk mengurangi risiko terhadap informasi, akun, konfigurasi, dan sistem yang benar-benar berada dalam ruang lingkup layanan Hosch.id. Kebijakan ini berfokus pada praktik yang realistis: pembatasan akses, pengelolaan perubahan, backup, respons insiden, dan koordinasi dengan pihak ketiga.
1. Mengurangi Risiko, Bukan Menjanjikan Zero-Risk
Hosch.id mengelola keamanan sebagai bagian dari tata kelola layanan digital pendidikan. Sasaran utamanya adalah mengurangi kemungkinan dan dampak gangguan pada aset yang berada dalam ruang lingkup pengelolaan Hosch.id.
Keamanan diterapkan secara berlapis dan proporsional. Prioritas ditentukan berdasarkan aset, ancaman, kerentanan, dampak, sensitivitas data, dependensi pihak ketiga, dan kemampuan pemulihan.
2. Ruang Lingkup
Kebijakan berlaku pada akses, sistem, proses, dan konfigurasi yang memang berada dalam tanggung jawab atau kendali operasional Hosch.id sesuai layanan yang digunakan.
Sistem & konfigurasi
Website, aplikasi, database, server/hosting, domain, DNS, konfigurasi, dokumentasi teknis, dan komponen terkait yang termasuk dalam layanan.
Akun & akses
Akun administratif, kredensial, hak akses, autentikasi, dan informasi pendukung yang diperlukan untuk menjalankan layanan.
Backup & pemulihan
Salinan backup, log, titik pemulihan, retensi, dan proses restore sesuai konfigurasi serta paket yang berlaku.
Dukungan & perubahan
Troubleshooting, migrasi, change control, dokumentasi, dan respons insiden yang berada dalam ruang lingkup layanan.
3. Prinsip Keamanan Informasi
Kebijakan menggunakan prinsip sederhana yang dapat diterapkan secara operasional tanpa mengklaim kepatuhan atau sertifikasi terhadap standar tertentu.
Akses dibatasi sesuai kebutuhan kerja, kewenangan, dan konteks layanan.
Perubahan penting dilakukan oleh pihak berwenang dan, bila relevan, dicatat agar dapat ditelusuri.
Layanan dikelola agar dapat digunakan sesuai scope dan SLA, dengan tetap memperhitungkan dependensi teknis.
Akses, perubahan, dokumentasi, dan PIC dikelola secara proporsional terhadap risiko.
4. Pendekatan Berbasis Risiko
Tidak semua layanan membutuhkan kontrol yang sama. Pengamanan dipilih berdasarkan konteks, bukan sekadar daftar kontrol yang diterapkan seragam.
Penilaian mempertimbangkan jenis aset, ancaman, kerentanan, kemungkinan gangguan, dampak terhadap pengguna, sensitivitas data, kemampuan restore, perubahan arsitektur, serta batas kewenangan Hosch.id dan pihak ketiga.
5. Pengelolaan Akses & Identitas
Prinsipnya adalah memberikan akses secukupnya untuk menjalankan tugas dan mengurangi akses yang tidak lagi diperlukan.
| Area | Praktik | Batas / kondisi |
|---|---|---|
| Akun | Digunakan oleh pihak yang berwenang sesuai fungsi. | Ketersediaan tipe akun mengikuti platform yang digunakan. |
| Hak administratif | Dibatasi sesuai kebutuhan kerja. | Tingkat granularitas mengikuti kemampuan sistem. |
| Kredensial | Tidak dibagikan melalui kanal yang tidak diperlukan. | Pengguna tetap bertanggung jawab atas praktik di perangkat/akun mereka. |
| Perubahan PIC | Akses ditinjau, diperbarui, atau dicabut ketika kewenangan berubah. | Memerlukan informasi perubahan yang valid dari institusi. |
| Autentikasi tambahan | Dapat digunakan bila tersedia dan sesuai. | Tidak semua platform menyediakan kontrol autentikasi yang sama. |
6. Keamanan Infrastruktur & Sistem
Hosch.id menerapkan praktik pengamanan pada komponen yang berada dalam kendalinya, tanpa menyatakan bahwa seluruh infrastruktur pihak ketiga dikendalikan langsung.
Pembaruan yang relevan dipertimbangkan berdasarkan kompatibilitas, dampak, dan risiko.
Akses dan konfigurasi penting dibatasi serta dikelola sesuai kebutuhan operasional.
Digunakan pada layanan web yang mendukungnya untuk melindungi data saat transit; bukan jaminan keamanan seluruh sistem.
Digunakan bila tersedia dan relevan untuk operasi, troubleshooting, atau investigasi kejadian.
7. Data, Backup & Pemulihan
Backup adalah mekanisme mitigasi risiko, bukan jaminan bahwa kehilangan data tidak mungkin terjadi.
Yang dikelola sesuai layanan
- Backup sesuai konfigurasi dan paket.
- Titik pemulihan berdasarkan backup yang tersedia.
- Restore dengan mempertimbangkan risiko menimpa data lebih baru.
- Retensi dan penghapusan sesuai kebijakan serta kemampuan teknis sistem.
Yang perlu dipahami pengguna
- Tidak ada satu jadwal backup universal untuk seluruh layanan.
- Salinan backup dapat memiliki masa simpan berbeda dari data aktif.
- Kondisi backup sumber memengaruhi hasil migrasi atau restore.
- Storage/snapshot pihak ketiga tunduk pada batas penyedianya.
Detail masa simpan dan penghapusan tersedia pada Kebijakan Retensi Data, sedangkan pemrosesan data pribadi dijelaskan pada Kebijakan Pelindungan Data Pribadi.
8. Penanganan Insiden Keamanan
Insiden ditangani berdasarkan dampak, scope, akses yang tersedia, dan pihak yang terlibat. Tidak semua insiden dapat diselesaikan hanya oleh Hosch.id.
Kumpulkan fakta awal, sistem terdampak, waktu, akun, dan gejala.
Kurangi dampak atau hentikan perluasan jika tindakan aman memungkinkan.
Pulihkan layanan atau akses secara terkontrol sesuai kondisi dan backup.
Dokumentasikan temuan dan tentukan perbaikan atau eskalasi yang relevan.
9. Tanggung Jawab Pengguna
Keamanan layanan juga bergantung pada perilaku pengguna dan pengelolaan internal institusi.
- Menjaga kerahasiaan kredensial dan perangkat yang digunakan untuk mengakses layanan.
- Tidak memberikan akses kepada pihak yang tidak berwenang.
- Menggunakan akun sesuai peran dan tujuan layanan.
- Memperbarui kewenangan ketika operator atau PIC berubah.
- Melaporkan dugaan penyalahgunaan, kehilangan akses, atau insiden yang relevan secepat mungkin.
10. Evaluasi Internal & Perbaikan
Hosch.id dapat mengevaluasi konfigurasi, insiden, prosedur, dokumentasi, dan kontrol yang berada dalam ruang lingkup pengelolaannya.
Frekuensi dan kedalaman evaluasi disesuaikan dengan perubahan layanan, risiko, kebutuhan operasional, atau temuan yang relevan.
11. Pihak Ketiga & Responsibility Boundary
Sebagian layanan bergantung pada Registrar/Registry domain, pusat data, hosting, jaringan, platform, software, atau penyedia eksternal lainnya.
Dalam kendali Hosch.id
- Konfigurasi dan akses yang benar-benar diberikan.
- Dokumentasi dan perubahan yang dilakukan dalam scope layanan.
- Troubleshooting pada lapisan yang dapat diakses.
- Eskalasi ke penyedia terkait bila diperlukan.
Di luar kendali langsung
- Kebijakan dan keputusan penyedia eksternal.
- Gangguan pusat data/jaringan di luar komponen yang dikelola.
- Kerentanan atau perubahan fitur platform pihak ketiga.
- Perangkat dan jaringan lokal pengguna yang tidak dikelola.
Boundary layanan yang lebih lengkap tersedia pada Status & Kedudukan Layanan Hosch.id.
12. Dokumen yang Dibaca Bersama Kebijakan Ini
Detail operasional sengaja dipisahkan agar halaman ini tidak menduplikasi seluruh governance Hosch.id.
13. Perubahan Kebijakan
Kebijakan dapat diperbarui untuk menyesuaikan perubahan layanan, arsitektur, risiko, praktik operasional, atau ketentuan yang relevan.
Versi terbaru dipublikasikan pada halaman ini. Perubahan material diupayakan dikomunikasikan melalui kanal yang wajar sesuai konteks layanan.
14. Pelaporan & Kontak Keamanan
Laporan yang cepat dan cukup detail membantu mengurangi dampak insiden dan mempercepat penentuan boundary.
Laporkan tanpa mengirimkan kredensial sensitif
Saat melapor, sertakan URL/sistem terdampak, waktu kejadian, gejala, screenshot bila relevan, dan kontak PIC. Jangan mengirim kata sandi, token, private key, OTP, atau rahasia akses melalui pesan biasa.
Penerapan kontrol mengikuti ruang lingkup layanan, konfigurasi, akses, risiko, dan ketentuan yang berlaku.
Solusi Digital Hosch.id
Hosch.id • Hosting School Indonesia provides reliable education hosting services, including shared hosting for schools and madrasahs, sch.id domain registration, and RDM (Digital Madrasah Report) installation as an integrated system for website management and student reporting, with FREE hosch.id subdomains to support accessible, secure, and sustainable digital transformation in education.
Cari Blog Ini
Mengenai Saya
- Rumah Cermat
- Rumah Cermat is a blog to appreciate the National Literacy Movement (GLN) through: School Literacy Movement (GLS), Family Literacy Movement (GLK), and Community Literacy Movement (GLM), in activities: Reading-Writing Literacy, Numeracy Literacy, Science Literacy, Financial Literacy, Digital Literacy, and Cultural and Civic Literacy.